Sebelum aku mulai reviewnya, buat teman-teman yang juga ingin lihat review dalam bentuk video, bisa mengunjungi channel youtube-ku ya di Pida Fida

*****

Beberapa waktu lalu, tepatnya di tanggal 21 Februari - 22 Februari 2021, aku dan suami mencoba melakukan perjalanan wisata romantis ke Pulau Macan. Aku sudah memesan sejak 2 minggu sebelum keberangkatan melalui akun official Pulau Macan

Dalam rangka apa nih jalan-jalan romantis ke sana? Hmm, nggak ada hari spesial juga sih sebenarnya. Karena tanggal pernikahan kami masih bebeapa bulan lagi, dan bukan juga hari ulang tahun salah satu dari kami. Justru selama melewati anniversary dalam menuju 18 tahun pernikahan kami, kami tidak pernah merayakannya. Kapan ingin kencan berdua atau staycation, asalkan budgetnya pas lagi ada, ya tinggal rencanakan dan jalan. Nggak harus menunggu hari khusus. 
 
Dimanakah Pulau Macan itu?

Pulau macam termasuk dalam Kepulauan Seribu, dengan kata lain masih dalam naungan DKI Jakarta. Untuk menuju kesana, kita perlu menyeberang dari dermaga Marina, Ancol. Perjalanan menyeberang ke Pulau Macan membutuhnkan waktu 2 jam, sedangkan saat baliknya lebih cepat. Hanya menempuh 1,5 jam penyebrangan. 

Kami berangkat dari Depok jam 06.00 pagi menuju Marina, Ancol. Sehari sebelum berangkat sudah diinformasikan oleh host pulau macan, bahwa akan ada random rapid test sebelum keberangkatan. Tentu saja kami sudah mempersiapkan diri dan bersedia. Ini juga dalam bentuk patuh terhadap protokol kesehatan ya. 

Oiya, sebelum berangkat, kita harus membeli tiket masuk ancol via website Ancol. Biaya masuk ancol per orangnya Rp 25.000, sedangkan jika membawa mobil juga harus membeli tiket untuk mobil dengan biaya Rp 25.000 juga. Mobil bisa diparkirkan di sekitaran dermaga sampai kita kembali. Tidak ada tambahan biaya untuk menginapkan mobil. Hanya saja, ada tukang parkir non official yang menjaga, jadi kami juga memberi seikhlasnya ke tukang parkir yang saat itu ada (ini diberikan saat pulang). 

Selesai random rapid test, jam 08.30 pagi kami berangkat menyeberang ke Pulau Macan menggunakan Speedboat. Terus terang, kondisi cuaca saat itu kurang bagus karena area jabodetabek hujan seharian. Walau di Marina dan Pulau Macan cerah, tapi mempegaruhi keadaan ombak. Ombak dan angin cukup kencang, hingga perjalanan menyeberang kami dengan speedboat lumayan mengguncang jiwa raga. Seriusan, mengguncang jiwa karena baru kali itu merasakan naik kendaraan laut yang bikin deg-deg an, juga mengguncang raga karena setiap hentakannya ketika menabrak ombak bikin sakit kepala, dan sakit perut.

Tiba di Pulau Macan





Sesampainya di Pulau Macan, kami disambut oleh Host dan beberapa pegawai Pulau Macan. Seketika, rasa eneg saat menyeberang hilang ketika melihat pulau ini. Kami tiba pukul 10.30 WIB, langsung disuguhi sncak dan minuman selamat datang sambil mendengarkan briefing oleh host. 

Sambil menunggu waktu Check in, kami masih punya waktu 1,5 jam untuk berkeliling area pulau macan. 
Pulau macan ini kecil, jadi hanya sekitar 15 menit saja sudah bisa mengelilingi semuanya. Kami pun masih bisa bersantai sambil meminum teh/jahe/kopi di area cafe. 


Cafe sekaligus tempat untuk bersantai



Kamar Tipe Sunset Hut


Di Pulau Macan ini mempunyai beberapa tipe kamar HUT dan kabin. Kamar HUT adalah kamar yang langsung berbatasan dengan laut.
Tipe HUT nya sendiri, ada 6 model. Yaitu: Sunset Hut, Garden Hut, Coral HUT (kabarnya Raisa dan Hamis pernah nih bobok di sini), Driftwood HUT, Island HUT, dan Zen HUT. 
Semua tipe harganya sama karena dihitung per orang, bukan per kamar. Hanya saja ada 1 kamar yg kamar mandinya di luar, yaitu Driftwood HUT. 

Aku mengambil tipe Sunset HUT, karena kabarnya dari kamar ini yang paling bagus melihat Sunset. Namun sayang, karena Jabodetabek hujan, jadi Awan di area terbenam matahari agak gelap. jadi Sunsetnya nggak seindah kalau sedang cerah. 

Kamar Sunset HUT ini sebenarnya bisa untuk beberapa orang, tapi kami pakai untuk berdua aja. Ada 1 buah King size bed, dan 2 buah single bed






Bagaimana dengan kamar mandi? Aku sendiri pali aware sama keadaan kamar mandi dan toilet ya jika ingin staycation atau menginap di mana pun. Kamar mandinya bersih banget kok. Terdapat pula banyak tisu cadangan. Begini nih penampakan kamar mandi.


Dari Kamar langsung Nyemplung ke Laut

Nah, menariknya, kamar HUT ini memang bisa langsung nyemplung ke laut. Dan inilah keunikan Pulau Macan. Pulau yang cukup private.  Walau semua kamar HUT ini menghadap ke laut, tapi saat kita duduk-duduk di balkon tidak terlihat dari balkom kamar lain. sebab posisinya yang tidak garis lurus, ditambah tertutupi pohon yang rindang.

Duduk di sini terasa romantis



Makan Siang Yang Enak Banget

Satu lagi nih kelebihan Pulau Macan, rasa makanannya juara. Insya Allah nggak bakal kelaparan deh di sini. Kami aja, yang udah menyiapkan snack-snack buat dimakan sore-sore atau malam kalau-kalau lapar lagi, akhirnya malah bersisa sampai pulang juga nggak habis. Soalnya, di sana juga disediakan snack sore. Ditambah ada beberapa jenis minuman yang free diminum dan diracik kapan aja. Semisal teh, kopi, jahe, beserta tambahan susu, madu, krimer, dan gula. 

Biaya Menginap

Saat itu, kami dikenakan biaya menginap sekitar 2.600.000/per orang untuk 2 hari 1 malam (2D1N). Aku dan suami membayar 5.130.000 untuk berdua. 
Biaya ini sudah termasuk: Biaya speedboat PP, Makan 4 kali, snack, dan dan bermacam fasilitas dan minuman gratis. 

Menyeberang ke Pulau Macan Gundul

Selain Pulau Macan, pulau yang menjadi properti dan objek wisata pengunjung adalah Pulau Macan Gundul. Untuk menuju ke sana bisa dengan kayak, kano, atau berjalan kaki. Jangan khawatir, semua fasilitas termasuk sepatu untuk berjalan menyebrang ke sana juga "free".
Kami berjalan kaki saja, ya sekali-sekali merasakan berada di tengah laut (walau dangkal) tanpa kendaraan apapun. 




Ada Apa di Pulau Macan Gundul?

"Kosong tanpa penghuni". Ya, Pulau macan gundul ini tak berpenghuni. Jadi kalau berada di sana hanya berdua aja dengan suami, serasa kayak pulau pribadi. 

Oiya, di Pulau Macan tidak ada pantai. Jika ingin menikmati duduk di pantai memang harus menyeberang ke Pulai macan gundung. Tapi saat menyeberang hati-hati dengan bulu babi dan ikan pari ya. kalau bulu babi sih kelihatan, jadi bisa dihindari, tapi untuk ikan pari, kita harus berjalan menyapu pasir ke depan untuk mengusir ikan pari (jika ada). Sebab ikan pari bersembunyi di dalam pasir. Tapi sepengalamanku kemaren, kami tidak menemukan ikan pari. 

Selesai menikmati Pulau Macan Gundul, kami kembali dan menikmati nikmatnya minuman jahe panas sambil duduk-duduk santai di kafe. Suasananya luar biasa. 

Oiya, untuk jaringan internet, Pulau Macan hanya menyediakan WiFi di area ruang restoran saja. Tapi jangan khawatir, sinyal internet untuk pengguna GSM di sini cukup bagus, terutama pengguna Telkomsel. 

Puas kencan di kafe, kami kembali ke kamar. Gantian, santai di balkon kamar sambil menunggu cahaya jingga dan menikmati snack yang disuguhkan oleh pulau macan. 
Begini nih penampakan Balkon kamar. 



Malam Tiba

Saatnya kami makan malam, dan melanjutkan ngobrol romantis di area cafe yang suasananya memang mendukung ngobrol santai diiringi musik romantif. 
Sungguh, malam yang menyenangkan, dengan makan malam yang enak, minuman hangat, suara air lat, juga angin yang menyejukkan. 

Video lengkap suasana Pulai Macan, bisa dilihat di youtube Pida Fida 



*****
Bersambung ke day 2





42 Komentar

  1. Waa, asik bangett kalo untuk escape sejenak dari realitas kehidupan ya mbaaa :D

    Kayaknya aku bakal ngobrol ama suwamiikk nih, siapa tau dese juga mau cuss ke pulau macan

    makasii mbaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayuk mbak Nurul, honey moon lagi

      supaya semakin romantis

      dan selalu samawa

      Hapus
  2. Macam di Sabang ya. Dah lama pengen ke pulau Seribu ni, tp blm kesampaian hehe

    BalasHapus
  3. Balkon kamarnya kalau cuaca bagus, enak buat bermalas-malasan dan tiduran. Kalau ke pulau Macan sama yayang kayaknya bakal balas balik ya, mba. Betah ngelakonin semingguan deh.

    BalasHapus
  4. kamar mandinyaa unik banget ya?

    sukaaaa......banget, udah puluhan tahun ke kepulauan seribu

    sekarang amazing , bikin pingin kesana

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kamar mandinya unik, kamar mandi modern dengan latar alam kampung.

      Duh jadi pengen ngajak ayang beb bulan madu kesana. Lupakan sejenak urusan anak-anak

      Hapus
  5. Spektakuler pengelola menata ruangan hotel berpadu langsung dengan laut. Bagus lho

    BalasHapus
  6. Seneng bangett mbak bisa liburan ke pulau yang unik sih ya menurutku. Apalagi recomended banget penginapannya. VIewnya oke banget. Nunggu part 2 nya nih aku mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener kak, view nya ini bisa banyak jepretan yang dihasilkan entah dari angle mana aja. Paling ya siap-siapin memory gadget nya haha

      Hapus
  7. dinding kamar mandinya dari anyaman bambu (klo di jawa nyebutnya gedheg), jadi kayak di kampung.

    Asyik banget ya bisa menginap di pulau macan ini, dan biaya menginapnya per orang, sudah termasuk jemputan speedboat pp, makan dan snack juga. Jadi ke sana tinggal bawa badan dan perlengkapan pribadi aja ya mbak, plus media penyimpan yang banyak di hp. Sayang banget kalau setiap sudutnya nggak diabadikan

    BalasHapus
  8. Masya Allah destinasi alamnya menarik untuk dikunjungi berikutnya. Semoga bisa.

    BalasHapus
  9. Masha Allah, asyiknya bisa liburan ke pulau Macam ini ya.
    Serasa hanimun kembali.
    Kamarnya juga lucu bangeeett, kayak di desa-desa gitu.

    Dan view menghadap lautnya itu bagus banget Mba, bikin mupeng :)

    BalasHapus
  10. Assoy geboyyy ini mah.
    Fix, aku kudu ke sini suatu hari nanti!
    Sekarang, mau kirim link artikel ini ke pak suami dulu :D

    BalasHapus
  11. lagi ngebayangin sebulan disni untukrefreshing sekaligus nulis

    jangan-jangan malah jadi betah ya?

    BalasHapus
  12. Bener-bener ya, ada harga ada kualitas dan privasi yang nyaman :)
    Kalau yang lain komen mau kirim link ini ke suami, aku mau kirim link ke Allah aja, biar dikasih rezeki buat liburan ke sana sekeluarga :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin ya Allaah... Sukaaa komennya mbaak

      Hapus
  13. harga tripnya lumayan ya mbak...
    tapi worth it banget buat semua fasilitasnya
    hmm jadi pengen honeymoon an disini suatu hari nanti

    BalasHapus
  14. Duh, menggoda banget deh tempatnya. Kepengeeen bisa nginep di tempat kayak gitu. Bawa anak-anak pasti seru. Siang maen pasir dan air, malam2 lihat bintang...

    BalasHapus
  15. So romantic lho Kak Fida... berdua dg suami apalagi di Pulau Macan Gundul yah, pulau tak berpenghuni jd berasanya kayak sedang di pulau pribadi, hihi... Nice review nih jadi punya list destinasi wisata di Kepulauan Seribu yaa

    BalasHapus
  16. Bagus mbak pemandangannya..bisa bener-bener quality time bareng pasangan. Itu pas ke pulau macan gundul ada pemandunya kan? Serem juga ketemu ikan pari. Katanya ekornya beracun ya?

    BalasHapus
  17. Wih, asyik banget liburannya,Mbak. Pulau Macan ini beneran ga berpenghuni? Jadi inget Robinson Crusoe 😍

    BalasHapus
  18. Wow, keren banget ya, fasilitas dan lautnya...rate sudah all ini pula
    Mahal tapi ya kalau hitungannya perorang, lebih mahal nginep di sini daripada Labuan Bajo
    Tapi dengan segala view dan kenyamanan worthed it!

    BalasHapus
  19. Aku langsung kasih tau suami nih ulasan mbak Fida menginap di Pulau Macan hihihihi :) Seru amat deh begitu keluar kamar udah bisa maen aer wkwkwkwk. Romantis sekaliiii ini berbulan madu ke berapa wkwkw :D Tapi eh ... mihhil juga ya bayar segitu. Kamar mandinya 'sederhana' banget hehe :) TFS, yang penting bahagia ya.

    BalasHapus
  20. Sudah kubaca ulasan di atas, wah keren pulau macan ya. fasilitas lengkap, dan biayanya juga terjangkau sekali. Cocok untuk staycation dan kumpul dengan orang2 tersayang.

    Thanks ya kak sudah rekomendasiin Pulau Macan sebagai destinasi wisata di pulau Seribu. Tentu bermanfaat bagi yang sedang mencari2 info Pulau Macan.

    BalasHapus
  21. Pokoknya, saya tetap mupeng sama bajunya, keren banget, malah bahas baju ya hahaha.

    Lihat view kayak gini jadi kangen liburan, tepatnya sih kangen pakai baju lucu terus foto-foto di view yang keren kayak gini, hehehe.

    Apalagi saya pecinta pantai atau pemandangan lautan yang seperti ini.

    BalasHapus
  22. Wah, saya kayaknya harus merencanakan ini juga sama suami. Jalan berdua aja tanpa anak-anak. Dan jauh dari keramaian hihihi

    BalasHapus
  23. Aduh romantis sekali. Cuma kalau untuk berlibur bersama keluarga, harus berpikir lagi ini. Jika dihitung per orang, lumayan juga. Padahal enggak begitu jauh. Kira-kira ada biaya paketannya, enggak ya?

    BalasHapus
  24. Wah berasa pulau pribadi ya Mama Fida. Laut juga eksklusif, bisa memandang luaaas. Ini apa nggak takut air laut pasang?

    BalasHapus
  25. Pas sepi begini, benar-benar berasa honeymoon saat di Pulau Macan ya, mba. Mana suasana dan penataan penginapannya romantis banget. Dunia eh pulau Macan serasa milik berdua.

    BalasHapus
  26. Ishhh keren banget ya tempatnya.. Apalagi kalo pas cuaca cerah bersahabat dan anginnya sepoi2 aja... Auto pengen nginep disitu juga deh

    BalasHapus
  27. langsung menemui realita penginapan alam dekat pantai langsung itu menyenangkan, live sea it's masya Allah amazing

    BalasHapus
  28. MasyaaAllah Mbak enak banget di sana
    Tempatnya kece abis ...
    Jadi berasa honeymoon lagi jadinya hehe
    Apalagi ada handuk hiasan angsa itu wkwk

    BalasHapus
  29. Jadi kangen traveling bgt
    Karena se-indah itu yaaa Pulau Macan ini
    cocok utk liburan keluarga

    BalasHapus
  30. Penasaran kenapa dinamakan pulau Macan ya mbak. Ohya aku gagal fokus sama kamar mandinya yg tema outdoor gitu. Antara takut gitu kali ya kalau aku mandi disitu hehehe. Tapi overall bagus bangeett pemandangannya

    BalasHapus
  31. wow .. pulau macam, kenapa namanya serem ya ... etapi bangus banget ya pemandangan-nya, jadi kanget sama travelling nih ...

    BalasHapus
  32. MashaAllah keliatan nyenengin banget ini tempatnya. Bener-bener pas untuk menikmati waktu-waktu berkualitas berdua dengan suami. Pantaslah untuk harga yang harus dibayar.

    BalasHapus
  33. Aaaaaa envy sama Mamafidaaaaaa. Kapan bulan saya lihat Ringgo sama Sabai ke sini pas Si Sabai lagi hamidun. Sekarang lihat di sini, duuuh indahnyaaaa. Saya baru pernah ke pulau sebelahnya mba, Pulau Pramuka dan Pulau Rambut, surga burung air.

    BalasHapus
  34. Waow.. harga trip nya lumayan menguras saldo . Tapi worth it ya dengan fasilitas yang ditawarkan..

    Hemm.. cuma ngitung dulu nih, kalau berempat dengan anak-anak jadi berapa.. haha ATM mana ATM ..

    BalasHapus
  35. Resort di Pulau Macan ini memang terkenal banget sebagai tempat yang cocok untuk honeymoon, maupun petualangan. Konsepnya yang terbuka, berada dipinggir laut bahkan di atas laut sebagian, membuat penghuninya merasa benar2 menyatu dengan alam. Sepi pula ya kan.

    BalasHapus
  36. Kayak di maldive yaaa, pengen banget bisa nginep di tempat kayak maldive gitu. Buka pintu langsung lautan, nabung dulu nih soalnya lumayan juga biayanya, hehe

    BalasHapus
  37. Namanya aja yang serem pulau macan, eh tapi keindahan selayaknya surga dunia. Cocok sekali buat Honeymoon nih

    BalasHapus
  38. Suasananya begitu hening Serasa pulau pribadi ya mba :D
    Menyenangkan pastinya menikmati waktu bersama orang terkasih si tempat yang mengesankan dan indah

    BalasHapus