Kedatangan si Om

Ceritanya senin lalu, diawali dengan nimbrung di group chatting dota suamiku, ngasih komen a i u e o dengan adik - adikku itu, termasuk brando dan imam sambil nagih ajakan makan-makan sama si om yang suka ngaku-ngaku sebagai om paling keren pada ponakan-ponakannya. Nggak ding, bisa dikata ini perbuatan songong, nagih atas dasar pemaksaan xixixi.
Thanks to twitter, berkat nge twit bingungnya nyari huruf yang terbuat dari stainless steel atau kuningan, akhirya dapat jawaban dari bos brando dan juragan imam.







Awalnya cuma pengen nyari barang di ace hardware, malah mampir buat ngopi di Jco sun plaza, sedangkan para kurcaci imut membenamkan diri dalam kesibukan mereka. Apalagi kalo bukan masuk ke dalam permainan yang berada tepat didepan Jco.
Aku dan si abang berasa sok muda, nongkrong berdua, senyam senyum, ngecek twitter, fb, berita, apa ajalah.
Waktu berjalan tak terasa, udah aja mereka selesai bermainnya. Semetara si abang mencari cd kosong di salah satu toko komputer, Hamdi dan Ahza yabg kelelahan segera memesan donat tambahan. Inilah ulah mereka ketika makan donat






Perhatian hamdi teralih pada rombongan orang india dibelakang tempat duduknya. Sebentar mereka berbahasa india, sebentar berbahasa inggris.

"Ma, mereka kok ngomongnya aneh ya ma?"
Sangking penasarannya, tak cukup hanya menguping, bahkan hamdi hampir ikut nimbrung dalam obrolan mereka.





"Ma, hamdi kepingin minum lagi" Katanya
" Lah, itukan udah" Kataku
" Tapi kan udah habis"
"Ntar aja, kan udah mau malam. Kita sekalian cari makan diluar sama minum. Disini lumayan mahal"
"Yang paling murah mana, Ma?"
" Hmm mana ya, oo itu espresso yang diminum ayah. Harganya 17.000"
" Hah? Yang kecil kayak gini ma? Kecil kali gini, Ma?" Kata hamdi sambil menunjuk gelas kecil ala chiness cup itu.



"Waahh, mahal ya Ma".
Hamdi terdiam sejenak, dan tiba-tiba berteriak memanggil sebuah nama
"Om Brandoooooooo" Teriaknya
Aku menoleh kebelakang, ternyata memang si om yang sedang ditagih untuk makan-makan secara mengejutkan berada disitu. Hohohoho ternyata si om ini sudah kangen sangat dengan para ponakan, dan menyusul ke Sun. Duuhhh... Baek betul memang si om yang satu ini.

Ahza yang juga udah kangen berat langsung unjuk gigi, bertingkah kegirangan, berlari-lari hanya sekedar mencari perhatian si Om. Sedangkan Hamdi, lebih suka ngajakin si om main catur pake galaxy tab.

Pak catur kembali dari pencariannya, sedangkan ahza dengan lihainya menangis menunjukkan rasa bosan dengan alasan minta air putih. Ajaibnya, di Jco tidak tersedia air mineral.

Nongkrong-nongkrong dilanjutkan ke Triboy. Ini jauh jauh dari Aceh, nongkrongnya kok ya di tempat jualan mie aceh juga. Pilihan ajaib memang.

Yaaah... Seperti biasa, dimanapun berada, ke kamar mandi selalu menjadi pilihan ahza untuk melepas kebosanan dan aura tak baik yang berkecamuk dalam perutnya.

Ahza juga gak mau ketinggalan dengan duduk disebelah om brando, dan terkadang mengambil fotonya.
Ehh, hamdi kemana ya? Dia sibuk membaca buku yang sudah dibacanya 3 kali. Yang ini juga ajaib nih.

Sudah malam dan harus pulang, karena besok paginya kami akan berenang bersama om brando di selayang.
Sebelum pulang, ahza boleh dong narsis dulu bareng si om.





Esok paginya, ternyata tak semudah yang dibayangkan untuk tepat waktu berkumpul jam 8 di selayang. Si om sudah berada disana selama 1 jam. Acara berenang bersama justru menjadi acara si om yang menjaga barang dan memperhatikan ponakan keciprak kecipruk.

Acara berenang selesai. Tak disangka, aku salah membawa celana jeans si abang, yang kubawa malah celana jeans ayahku. Haduuhhh, habis sama sih warnanya. Jadilah itu celana dipakai sambil di tarik-tarik keatas alias kedodoran.
Sehabis berenang, hamdi ikut si om kerumahnya biar bisa main Ps. Sedangkan kami sarapan dulu, baru deh menjemput hamdi di rumah si om. Dari luar pagar udah kedengaran aja suara hamdi yang heboh main PS.

Acara selanjutnya adalah menemui sang pujaan hati om brando, tante puji. Tapi sebelumnya kami pergi membeli celana jeans dadakan buat si abang di sebuah factory outlet dulu sekaligus mampir ke pajak USU untuk nyari cd serial korea. Nyari film yang ada Lee min Ho nya... Kesemsem nih sejak nonton serialnya yang boys before flower via youtube.

Setelah mendapatkan sebuah celana, ternyata si bos tak cukup hanya membeli satu. Ia pun merengek minta dibelikan dua. *kalimat barusan sedikit didramatisir walau aslinya lebih parah xixixxi

Sementara si abang masih menjajaki celana yang mau dipilihnya, akupun berjalan berkeliling di 'woman stuff'. Ada sebuah baju putih yang 'i like it gilaaa'. From Zara colection, made in Indonesia. . Tapi harganyaaa? Haduhh 400 ribu. Ampun deh, untuk harga segitu.





Pertemuan dengan Tante Puji

Si tante ini adalah "In relationship" nya om brando. Berhubung blom pernah dikenalkan, jadi tidak lain dan tidak bukan (redaksi dan pemilihan kata yang aneh), saat itulah pertemuan kami dilangsungkan.

Janji bertemu di City ice cream paladium plaza. Pertama kalinya dikenalin, keliatan cocok sekali dengan si om. Berkenalan dengan orang baru, walau sebelumnya udah pernah ngobrol di twitter atau chatting, tetep aja beda. Penyelamat kekakuan ada pada kurcaci. Para kurcaci inilah yang akhirnya mencairkan suasana. Anak-anak heboh dengan makanan dan es krim nya, suara berisik, tingkah polah aneh, dan ceriwis.
Thanks to om brando yang udah ngajakin kami wara wiri dan ngelepas kangen para ponakan.
Moga langgeng sampai tujuan ya :-D
Published with Blogger-droid v1.6.7
Published with Blogger-droid v1.6.7
Published with Blogger-droid v1.6.7

0 Komentar