Sejak pagi jam setengah tujuh, hamdi sudah bangun dan membangunkanku yang masih ngantuk amat amat berat... secara baru tidur jam 3 pagi. Sedangkan suami masih dinas ke daerah.
"Ma.. ma... ini udah pagi?" Tanyanya membangunkanku..
"udah, kenapa nak?
"ma... hamdi tadi malam salah karna Oo' dicelana, jadi hamdi minta maaf lagi ma" Katanya lagi
"Iya, kan tadi malam udah minta maaf nya"... jawabku dan aku tau nih kemana arah pembicaraannya
"Jadi hamdi bolehkan maen PS pagi ini, mama janji kemaren pagi ini kita maen PS. Soalnya hamdi kan udah sebulan gak maen PS"... Katanyanya lembut
"Iya jadi... tapi gak pagi kali kayak gini. Coba Hamdi buka jendela... udah ada toko yang buka blom. PS nya buka jam 10" jawabku
"Sekarang jam 9 ya ma?
Aku tertawa walau masih ngantuk..... caranya bernegosiasi itu loh yang bikin lucu.
"Coba hamdi liat jam di hape mama, jam berapa sekarang?" tanyaku lagi
"Jam 6 lewat 24 ma" jawabnya
"berarti masih lama kan, nanti mama kan jemur pakaian dulu, nyapu dulu, ngepel dulu, trus kita semua mandi.. baru kita ke PS. Sekarang mama mo sholat dulu trus lanjut bobok lagi, mama masih ngantuk".. jawabku sambil bangun terkantuk-kantuk...
setengah jam kemudian.... hamdi manggil lagi "ma... sekarang jam 7"
Ya ampun ternyata dia gak tidur lagi dan rela nungguin aku bangun. Tapi dasarnya aku masih ngantuk berrat.... tidur lagi.
Jam setengah 8 Hamdi manggil lagi "Ma udah jam 7 lewat 30, paginya udah nggak pagi kali kan ma"
"Hamdi... gimana mama mo enak boboknya klo dibangunin terus.... Hamdi bangunin mama jam 8 lewat 15 ya....."
Dan selama itu dia cuma megang-megang Hp liatin jam sambil maenin game hp. Tiba-tiba ada panggilan masuk jam 8. Ternyata dari OP Nurul yang minta dibukain pintu di bawah. Aku langsung bangun. Setelahnya aku gak mungkin tidur lagi.. walau jujur nih masih ngantuk.
"Hamdi sekarang mandi dulu" kataku
Dengan semangat 46 setelah kemerdekaan dia langsung buka baju menuju kamar mandi. Byurrrr... dengan senang hati dia kumandikan (biasanya klo mandi pagi dia nangis dulu, ada aja alasannya... yang mau makan dululah.... atau nonton dulu... atau haus...).
Tak berapa lama, Ahza juga bangun. Sekalian dia juga kumandikan. Sudah rapi 2 anakku dan sudah bermain bersama mereka. Tinggal aku menjemur pakaian yang sudah kucuci tadi malam. Setelahnya aku nyapu... ngepel.... dan beres-beres. Jam 10.30 seluruh kerjaan selesai. Kuajak anak-anakku ke tempat wisata kali ini, yaitu : "PS station" heehehe....
Keliatan dari langkahnya... hamdi gembira sekali.... ceria..... Dia nggak sabar untuk cepat sampai. Langkahnya dipercepat... sebentar berlari... lalu jalan.... lompat-lompat..... senyum-senyum.....
Hari ini memang sudah ditunggu selama sebulan. Ya perjanjian main PS hanya boleh sebulan sekali.
Nggak butuh waktu lama.. dengan jalan kaki paling lama 4 menit udah sampai.
Hamdi langsung masuk mencari tempat... Dan ternyata seluruh tempat sudah penuh. Aku tau dia sedih..tapi dia mau menunggu. Kami pun menunggu giliran. Hamdi dan Ahza menunggu sambil menonton orang yang sedang main. 10 menit kemudian ada yang selesai.... sekarang giliran Hamdi.... Tapi ternyata Game Motor yang biasa dia mainin sedang di pakai yang lain. Hamdipun memilih menunggu game itu dulu... 10 menit berlalu.... tiba-tiba..... JLEK!! LISTRIK PADAM. Dengan terbengong-bengong hamdi ngeliatin orang-orang pada keluar.
"Kenpa ma?" tanyanya
"Mati lampu Nak" kataku sungguh tak tega
Dia sedih.... akupun sedih.... semangatnya... riangnya yang aku liat dari tadi pagi... tiba-tiba luntur karna LISTRIK PADAM. Aku dekati.... ku peluk lagi.
"HAmdi nunggu disini aja ma sampe lampunya idup" Katanya
"mungkin hidupnya lama, kita makan siang aja dulu. nanti kalo udah hidup kita langsung lari-lari kesini, ok". Bujukku
Air matanya keluar... dia menangis. Sebenarnya aku juga hampir menangis. Sedih rasanya liat dia harus kehilangan kegembiraan seperti itu.
Akhirnya dia setuju pulang dulu kerumah. Sampai dirumah dia bertanya kenapa toko kami hidup.
"Karna kita pakai genset" Jawabku
"Tempat PS tadi gak pake genset ya ma?" tanyanya
"Nggak"
"Kenapa nggak ma?"
"Mungkin dia belum beli"
"Ma, kok PLN kayak gitu, suka kali bikin hamdi susah. HAmdi kan mau maen PS"
"Iya ya... sebentar-sebentar mati lampu. Kita tunggu aja ya. Sambil nunggu, hamdi maen-maen dulu sama adek". Jawabku
Penantian yang panjang untuk hamdi, sebentar-sebentar dia bertanya apa lampu sudah hidup. SAmpai-sampai Ahza tertidur. Setelah ahza bangun dan itu adalah 3 jam dari listrik padam...barulah pencerahan datang.
"Hamdi lampunya udah hidup" Panggilku.
"Iyeeeee.... kita maen m PS....... yeeee"
Kami langsung keluar..... Lari-lari seperti yang kujanjikan... Sesampai di rental PS orang-orang sudah banyak yang main, untung ada satu lagi tersisa untuk Hamdi. Bukan kepalang rasanya gembiraku melihat anakku senang. Aku suruh dia main sampai puas untuk membayar kekecewaan dia kemaren sore dan tadi pagi. Satu setengah jam kemudian dia sudah puas bermain PS. Aku langsung menayakan.... "Hamdi senang?"
"senang, ma" jawabnya.
Kemudian aku mengajaknya ke Taman bermain di dekat rumah. Sekarang gilran Ahza ikut gembira. Mereka senang.... mereka senang hari ini.

Malamnya... ditempat tidur aku mengajak hamdi membaca. Hamdi sudah bisa membaca sekarang walau belum cepat. Tak apalah, lagian dia masih 4 tahunan dan bukan membaca dini tujuanku untuknya, melainkan cinta bacaan. Aku dan suamiku sering membacakan buku untuk mereka. berhubung suami lagi dinas keluar daerah, aku sendiri yang mengajak mereka membaca. Ahza tak mau kalah... ketika aku memperhatikan bacaan hamdi... Ahza mencoba mengalihkan perhatianku dengan pura-pura membaca atau menyuruhku mengajarinya membaca juga... lucu sekali anak itu. ngomong ngomong.... Ahza sudah tau beberapa huruf di umurnya yang masih 1 thn 9 bln, seperti A B S Z K P M U F O. Kalau aku tulis huruf itu dia bisa sebutin satu persatu dengan fasih. huruf pertama yang dikenalnya adalah 'Z'.
Kembali lagi dengan mengajak mereka bercerita... setelah hamdi capek membaca bukuku, aku mengajak mereka bercerita. aku tau hamdi sudah ngantuk, tapi dia tetap paksakan untuk ikut interaktif dalam ceritaku Tentang Tuhan, cara berterimakasih, Surga dan neraka, Pahala dan Dosa, kewajiban,...
Dia banyak bertanya... terutama untuk kata-kata yang baru didengarnya..... dan diapun tertidur dengan pertanyaannya.... "Ma, khilaf itu apa??????????..ZZZZZzzzzzzzzzz
hampir bersamaan Ahza juga mulai tertidur menungkik dengan kepala diatas perutku (tadinya posisi mendengarkan aku bercerita) hehehehehe... aku jadi senyum-senyum sendiri liat mereka berdua....

0 Komentar